
Jakarta, Ansol – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) membatalkan delapan perjalanan kereta cepat Whoosh pada Rabu malam, menyusul gempa dengan magnitudo 4,9 yang mengguncang wilayah Kabupaten Bekasi. Keputusan ini diambil demi keamanan operasional dan keselamatan penumpang.
Dampak Gempa: Delapan Perjalanan Dibatalkan
Gempa yang terdeteksi sekitar pukul 19.54 WIB menyebabkan otomatisasi sistem pengereman sebagai respons kondisi darurat. Sistem Earthquake Early Warning System (EEWS) di sepanjang jalur kereta cepat langsung mengaktifkan prosedur penghentian operasi.
Delapan perjalanan yang dibatalkan mencakup:
-
Dari Stasiun Halim: keberangkatan G1057, G1059, G1061, dan G1063
-
Dari Stasiun Tegalluar: keberangkatan G1058, G1060, G1062, dan G1064
Refund Tiket 100% & Alternatif Perjalanan
KCIC memastikan seluruh penumpang yang terdampak pembatalan dapat menerima pengembalian dana 100%. Proses refund bisa dilakukan di loket stasiun hingga H+3 (maksimal 3 hari setelah jadwal seharusnya keberangkatan) dalam bentuk tunai atau transfer. Dana akan disalurkan maksimal dalam 15 hari kerja.
Untuk meminimalisir gangguan perjalanan, penumpang di Stasiun Padalarang diarahkan untuk melanjutkan perjalanan menggunakan Kereta Api Pangandaran rute Padalarang–Gambir yang berangkat pukul 22.21 WIB.
Operasional Kembali Normal dengan 62 Perjalanan Harian
Sehari berikutnya, pada Kamis (21/8/2025), layanan Whoosh kembali pulih dan beroperasi dengan 62 perjalanan per hari. Pengecekan menyeluruh terhadap jalur rel, jembatan, terowongan, dan sistem kelistrikan telah dilakukan menggunakan Rail Car dan Comprehensive Inspection Train (CIT).
Setiap perjalanan diatur dengan jeda headway 30 menit sekali, menjamin perjalanan aman, nyaman, dan tepat waktu untuk seluruh penumpang.
Ringkasan Informasi Utama
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Jumlah perjalanan dibatalkan | 8 (20.00–21.25 WIB) |
| Sebaran rute | Halim & Tegalluar |
| Sistem Keamanan | EEWS aktif, inspeksi jalur menggunakan Rail Car & CIT |
| Pengembalian Dana | 100%, via loket, maksimal H+3, proses 15 hari kerja |
| Alternatif Perjalanan | KA Pangandaran rute Padalarang–Gambir (22.21 WIB) |
| Normalisasi Operasional | 62 perjalanan per hari, headway 30 menit |
Kesimpulan
Pembatalan delapan perjalanan Whoosh menyusul gempa Bekasi adalah tindakan pencegahan yang tepat demi keselamatan. Dengan refund transparan, jalur pemeriksaan menyeluruh, dan operasional kembali normal, KCIC menunjukkan komitmennya menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna layanan kereta cepat.
