Close Menu
    Trending

    Rootren Dorong Ekspansi ke Pasar Indonesia dengan Mengandalkan ‘LUSSERA N-HD Moisture Elasticity Cream’

    16/04/2026

    Rupiah Sentuh Rekor Terendah, Sinyal “Krisis Ganda” Ekonomi Indonesia

    13/04/2026

    Indonesia Tahan Dampak Lonjakan Harga Minyak… Subsidi BBM Dipertahankan, Pajak Tiket Pesawat Dihapus

    09/04/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Rootren Dorong Ekspansi ke Pasar Indonesia dengan Mengandalkan ‘LUSSERA N-HD Moisture Elasticity Cream’
    • Rupiah Sentuh Rekor Terendah, Sinyal “Krisis Ganda” Ekonomi Indonesia
    • Indonesia Tahan Dampak Lonjakan Harga Minyak… Subsidi BBM Dipertahankan, Pajak Tiket Pesawat Dihapus
    • Golden Hour Perkuat Strategi Lokalisasi, Bidik Kemitraan Jangka Panjang di Indonesia
    • “Respons Awal Menentukan Keselamatan” — CEO Golden Hour Paparkan Strategi Ekspansi ke Indonesia
    • Mengamankan Golden Hour: Upaya Meningkatkan Efektivitas Evakuasi di Indonesia
    • Golden Hour Jadi Penentu Tingkat Kelangsungan Hidup… Solusi Baru untuk Sistem Tanggap Bencana Indonesia
    • GoldenHour Dorong Solusi Evakuasi yang Lebih Realistis untuk Sistem Tanggap Darurat
    Ansol IDAnsol ID
    • Home
    • News
    • Food
    • Lifestyle
      • Health
      • K-Beauty
      • Skin Care
    • Bisnis
    • Entertainment
    • Otomotif
    • Sport
    • Kreatif
    • Travel
    Ansol IDAnsol ID
    Home » Masa Depan Industri Pelumas di Tengah Gempuran Kendaraan Listrik: Analisis Pasar Asia Tenggara
    Otomotif

    Masa Depan Industri Pelumas di Tengah Gempuran Kendaraan Listrik: Analisis Pasar Asia Tenggara

    By Ansol Id10/03/2025No Comments385 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Ilustrasi pekerja sedang menuangkan oli Pertamina ke dalam mesin motor.

    Pasar otomotif Asia Tenggara sedang mengalami transformasi besar dengan meningkatnya popularitas kendaraan listrik (EV). Namun, apakah tren ini akan mengakhiri riwayat industri pelumas mesin? Mari kita telusuri lebih dalam.

    Analisis Pasar Otomotif Asia Tenggara:

    Menurut Alva Kurnia L. Wirekso, pakar pelumas dari Pertamina Lubricants, pasar otomotif Asia Tenggara pada tahun 2023 mencapai 16 juta unit. Meskipun EV semakin diminati, permintaan terhadap pelumas tidak serta merta menurun.

    Permintaan Pelumas Tetap Tinggi:

    Alva menjelaskan bahwa permintaan pelumas secara keseluruhan justru meningkat, dengan segmen sepeda motor sebagai kontributor utama, menguasai lebih dari 50% pangsa pasar. “Walaupun penetrasi EV signifikan, pasar motor terus berkembang, sehingga kebutuhan akan oli tetap tinggi,” ujarnya.

    Pergeseran Spesifikasi dan Viskositas Oli:

    • Pada tahun 2023, spesifikasi oli API SN mendominasi penjualan, menggeser dominasi API SL sebelumnya.
    • Penggunaan oli sintetis dan semi-sintetis belum menunjukkan perubahan signifikan, dengan oli mineral konvensional masih menjadi pilihan utama.
    • Terjadi tren pergeseran ke oli dengan viskositas lebih rendah, seperti 10W-30 dan 10W-40, yang diprediksi akan terus meningkat hingga tahun 2026.
    • “Pergeseran viskositas dari lebih tinggi ke lebih rendah diprediksi terus meningkat hingga 2026. Ini didorong oleh rekomendasi pabrikan yang semakin banyak menggunakan spesifikasi 10W-30 atau 10W-40 untuk motor terbaru,” ucap Alva.

    Kesimpulan:

    Industri pelumas di Asia Tenggara diperkirakan akan tetap relevan dalam menjaga performa kendaraan, meskipun tren kendaraan listrik terus berkembang. Pergeseran spesifikasi dan viskositas oli menunjukkan adaptasi industri terhadap perubahan kebutuhan pasar.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    Ansol Id
    • Website

    Related Posts

    Mercedes bakal kembalikan tombol kabin untuk model saat ini dan baru

    19/09/2025

    Fenomena Mobil Listrik Murah Mulai Mengguncang Pasar Indonesia

    21/04/2025

    Motor Listrik Terendam Banjir? Ini Langkah Tepat Penyelamatan dan Pencegahan Kerusakan

    07/03/2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Lonjakan Hotel di Yogyakarta saat Libur Panjang Januari 2025

    31/01/20258,939

    Jumlah Kendaraan di Jabodetabek Tembus 25 Juta Unit, Ruas Jalan Nyaris Tak Bertambah

    20/01/20266,329

    Rupiah Sentuh Rekor Terendah, Sinyal “Krisis Ganda” Ekonomi Indonesia

    13/04/20266,264

    Indonesia Catat Inflasi 3,55% pada Januari 2026

    05/02/20265,935
    Baca Juga
    K-beauty

    Rootren Dorong Ekspansi ke Pasar Indonesia dengan Mengandalkan ‘LUSSERA N-HD Moisture Elasticity Cream’

    By Ansol Id16/04/2026834

    Mengusung sistem N-HD yang dirancang untuk kulit sensitif… mempercepat langkah memasuki pasar Asia Tenggara melalui…

    Rupiah Sentuh Rekor Terendah, Sinyal “Krisis Ganda” Ekonomi Indonesia

    13/04/2026

    Indonesia Tahan Dampak Lonjakan Harga Minyak… Subsidi BBM Dipertahankan, Pajak Tiket Pesawat Dihapus

    09/04/2026

    Golden Hour Perkuat Strategi Lokalisasi, Bidik Kemitraan Jangka Panjang di Indonesia

    24/02/2026
    Ikuti Kami
    • Instagram
    • WhatsApp

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari berbagai kategori langsung di email kamu.

    Ansol merupakan bagian dari PT Human Life yang berfokus pada produk kreatif berupa artikel produk yang di miliki oleh PT Human Life Indonesia.

    Instagram WhatsApp
    Pilihan Editor

    Rootren Dorong Ekspansi ke Pasar Indonesia dengan Mengandalkan ‘LUSSERA N-HD Moisture Elasticity Cream’

    16/04/2026

    Rupiah Sentuh Rekor Terendah, Sinyal “Krisis Ganda” Ekonomi Indonesia

    13/04/2026
    Sedang Trending

    Lonjakan Hotel di Yogyakarta saat Libur Panjang Januari 2025

    31/01/20258,939

    Jumlah Kendaraan di Jabodetabek Tembus 25 Juta Unit, Ruas Jalan Nyaris Tak Bertambah

    20/01/20266,329
    © 2026 ansol.id by PT Human Life Creative

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.