Close Menu
    Trending

    GoldenHour, Solusi Evakuasi untuk Infrastruktur Publik: Menjawab Tantangan Kekurangan Personel di Situasi Darurat

    06/02/2026

    Indonesia Catat Inflasi 3,55% pada Januari 2026

    05/02/2026

    GoldenHour Siapkan Uji Coba Evakuasi Satu Operator di Indonesia

    05/02/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • GoldenHour, Solusi Evakuasi untuk Infrastruktur Publik: Menjawab Tantangan Kekurangan Personel di Situasi Darurat
    • Indonesia Catat Inflasi 3,55% pada Januari 2026
    • GoldenHour Siapkan Uji Coba Evakuasi Satu Operator di Indonesia
    • GoldenHour Angkat Isu Evakuasi Tahap Awal, Solusi Satu Operator Relevan bagi Indonesia
    • GoldenHour Kenalkan “Air Capsule”, Alat Evakuasi Satu Operator untuk Kejar Golden Time
    • Indonesia Cabut Blokir Grok secara Bersyarat
    • GoldenHour Bidik Pasar Indonesia dengan “Air Capsule” Personal Rescue Bed
    • Indonesia Waspadai Masuknya ‘Superflu’… Bandara Bali Aktifkan Lagi Kamera Pemindai Suhu
    Ansol IDAnsol ID
    • Home
    • News
    • Food
    • Lifestyle
      • Health
      • K-Beauty
      • Skin Care
    • Bisnis
    • Entertainment
    • Otomotif
    • Sport
    • Kreatif
    • Travel
    Ansol IDAnsol ID
    Home » Indonesia Waspadai Masuknya ‘Superflu’… Bandara Bali Aktifkan Lagi Kamera Pemindai Suhu
    News

    Indonesia Waspadai Masuknya ‘Superflu’… Bandara Bali Aktifkan Lagi Kamera Pemindai Suhu

    By Ansol Id23/01/2026No Comments4,478 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    449

    Apa itu ‘Superflu’? Varian Turunan H3N2 ‘Subclade K’

    Menurut Kementerian Kesehatan Indonesia, superflu bukan nama penyakit baru, melainkan istilah nonresmi untuk menyebut wabah flu yang berkaitan dengan kelompok sub-varian virus influenza A (H3N2) yang disebut Subclade K.

    Dalam beberapa bulan terakhir, varian ini dilaporkan sebagai strain flu yang dominan di sejumlah wilayah di Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang. Di New York City saja, diperkirakan sekitar 71 ribu kasus infeksi terjadi hanya dalam waktu satu minggu, sehingga menimbulkan kekhawatiran terkait kecepatan penularannya.

    NBC News pada 31 Desember 2025, mengutip data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, memberitakan bahwa jumlah penderita flu pada musim ini telah mencapai sekitar 7,5 juta orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 81 ribu orang menjalani perawatan di rumah sakit dan 3.100 orang meninggal dunia, termasuk 8 anak.

    Tim peneliti CDC pertama kali mengidentifikasi Subclade K pada Juni 2025. Di sejumlah negara seperti Inggris dan Norwegia, musim flu juga tercatat mulai 4–5 minggu lebih awal dari biasanya, sehingga gelombang kali ini tampak lebih agresif. Namun para ilmuwan menegaskan bahwa virus influenza memang dikenal sangat mudah bermutasi, dan hingga kini belum ditemukan tanda-tanda evolusi yang tidak normal terkait varian ini.


    62 Kasus di 8 Provinsi Indonesia… “Perlu Waspada, Tapi Jangan Panik”

    Di Indonesia, kasus yang berkaitan dengan superflu sudah mulai terdeteksi. Kementerian Kesehatan menyampaikan bahwa berdasarkan hasil analisis sekuensing genom yang diselesaikan pada 25 Desember 2025, kasus terkait superflu telah terpantau melalui sistem surveilans ILI-SARI nasional sejak Agustus 2025.

    Per 4 Januari 2026, tercatat 62 kasus terkonfirmasi di 8 provinsi, dengan jumlah kasus terbanyak berada di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.

    Pihak Kemenkes menjelaskan bahwa saat ini pemerintah berada pada tahap meningkatkan kewaspadaan dan penguatan pemantauan, seraya menegaskan:

    “Kita perlu tetap waspada, tetapi tidak perlu panik. Kelompok berisiko tinggi seperti lansia, penderita penyakit penyerta, dan ibu hamil harus lebih berhati-hati dan segera memeriksakan diri jika muncul gejala.”


    Gejalanya Mirip Flu Biasa, Tapi Penularan dan Keparahan Lebih Tinggi

    Menurut keterangan Rumah Sakit Mitra Keluarga, gejala superflu umumnya muncul 2–3 hari setelah paparan dan berkembang cukup cepat. Gejala yang banyak dilaporkan antara lain:

    • Demam tinggi hingga 39–40°C,

    • Batuk kering yang terus-menerus selama beberapa hari,

    • Sakit kepala, nyeri otot, menggigil, dan rasa lelah yang berat,

    • Hidung tersumbat atau berair serta penurunan nafsu makan,

    • Nyeri pada mata, mata berair, dan sensitivitas terhadap cahaya terang.

    Pada anak-anak, gejala tersebut dapat muncul secara bersamaan dan kadang disertai keluhan tambahan seperti muntah atau sakit perut.

    Dibandingkan flu musiman biasa, varian superflu ini dinilai memiliki daya tular dan tingkat keparahan gejala yang lebih tinggi. Satu orang yang terinfeksi diperkirakan dapat menularkan penyakit ke lebih dari dua orang, dan sebagian pasien masih merasakan kelelahan berat atau lemas dalam waktu cukup lama meski demam sudah turun.


    Bandara Ngurah Rai di Bali Aktifkan Kembali 25 Kamera Thermal

    Meningkatnya jumlah kasus mendorong penguatan pengawasan di pintu-pintu masuk internasional. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali kembali mengoperasikan sistem pemantauan suhu tubuh untuk mengantisipasi masuknya penumpang yang terinfeksi superflu.

    Pihak pengelola bandara memasang ulang sekitar 25 kamera thermal yang sebelumnya digunakan saat pandemi COVID-19. Perangkat tersebut ditempatkan di jalur kedatangan dan keberangkatan, baik internasional maupun domestik.

    Seorang perwakilan bandara menjelaskan:

    “Jumlah penumpang di sini sangat besar, sehingga skrining awal berbasis deteksi demam adalah langkah paling realistis. Sampai saat ini belum ditemukan kasus suspek superflu yang terdeteksi langsung di bandara.”

    Bandara Ngurah Rai melayani rata-rata sekitar 66 ribu penumpang per hari. Pengelola bandara bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, otoritas karantina, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk memantau perkembangan situasi. Hingga kini, langkah yang diambil masih berada pada tingkat kewaspadaan preventif, tanpa penerapan protokol pembatasan khusus.


    Cuci Tangan, Masker, Istirahat… Protokol Dasar Masih Jadi Tameng Terbaik

    Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk kembali menegakkan protokol kesehatan dasar dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:

    • rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,

    • menggunakan masker ketika mengalami gejala batuk atau pilek,

    • menjaga etika batuk yang benar,

    • cukup tidur dan beristirahat,

    • menjaga pola makan seimbang serta rutin berolahraga.

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada kasus superflu yang dikonfirmasi di Jakarta, namun pemerintah daerah telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi jika situasi berubah.

    Pihak Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa situasi ini harus menjadi pengingat bahwa influenza bukanlah “sekadar flu ringan”.

    “Yang terpenting adalah tetap tenang, mengandalkan informasi resmi, dan tidak mudah terbawa isu yang tidak jelas sumbernya. Dengan memegang informasi yang benar dan disiplin menjalankan langkah pencegahan sederhana, kita bisa mengurangi risiko penularan secara signifikan,” ujar salah satu pejabat Kemenkes.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    Ansol Id
    • Website

    Related Posts

    Indonesia Catat Inflasi 3,55% pada Januari 2026

    05/02/2026

    Indonesia Cabut Blokir Grok secara Bersyarat

    03/02/2026

    Jumlah Kendaraan di Jabodetabek Tembus 25 Juta Unit, Ruas Jalan Nyaris Tak Bertambah

    20/01/2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Lonjakan Hotel di Yogyakarta saat Libur Panjang Januari 2025

    31/01/20258,939

    Jumlah Kendaraan di Jabodetabek Tembus 25 Juta Unit, Ruas Jalan Nyaris Tak Bertambah

    20/01/20266,329

    Indonesia Catat Inflasi 3,55% pada Januari 2026

    05/02/20265,935

    Indonesia Cabut Blokir Grok secara Bersyarat

    03/02/20265,928
    Baca Juga
    Bisnis

    GoldenHour, Solusi Evakuasi untuk Infrastruktur Publik: Menjawab Tantangan Kekurangan Personel di Situasi Darurat

    By Ansol Id06/02/2026455

    Perangkat evakuasi satu operator dinilai relevan untuk rumah sakit, sekolah, dan fasilitas umum; pendekatan bertahap…

    Indonesia Catat Inflasi 3,55% pada Januari 2026

    05/02/2026

    GoldenHour Siapkan Uji Coba Evakuasi Satu Operator di Indonesia

    05/02/2026

    GoldenHour Angkat Isu Evakuasi Tahap Awal, Solusi Satu Operator Relevan bagi Indonesia

    04/02/2026
    Ikuti Kami
    • Instagram
    • WhatsApp

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari berbagai kategori langsung di email kamu.

    Ansol merupakan bagian dari PT Human Life yang berfokus pada produk kreatif berupa artikel produk yang di miliki oleh PT Human Life Indonesia.

    Instagram WhatsApp
    Pilihan Editor

    GoldenHour, Solusi Evakuasi untuk Infrastruktur Publik: Menjawab Tantangan Kekurangan Personel di Situasi Darurat

    06/02/2026

    Indonesia Catat Inflasi 3,55% pada Januari 2026

    05/02/2026
    Sedang Trending

    Lonjakan Hotel di Yogyakarta saat Libur Panjang Januari 2025

    31/01/20258,939

    Jumlah Kendaraan di Jabodetabek Tembus 25 Juta Unit, Ruas Jalan Nyaris Tak Bertambah

    20/01/20266,329
    © 2026 ansol.id by PT Human Life Creative

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.