Menyasar konsumen yang terbiasa mencari informasi produk secara online dan memeriksa kandungan… menekankan pesan produk yang mudah dipahami serta nilai skincare yang praktis
Produk LUSSERA N-HD Moisture Elasticity Cream yang ingin diperkenalkan Rootren Co., Ltd. ke pasar Indonesia tidak hanya ditujukan untuk bersaing lewat label “kosmetik Korea” semata. Perusahaan melihat bahwa pasar beauty Indonesia memang tumbuh pesat, tetapi pada saat yang sama standar konsumen dalam memilih produk juga semakin tinggi. Menurut Kantar, pasar beauty Indonesia tumbuh pesat dalam lima tahun terakhir, dengan pertumbuhan nilai tahunan mencapai 16%. Pertumbuhan ini didorong oleh meluasnya belanja online, semakin mudahnya akses terhadap produk, serta meningkatnya permintaan konsumen.
Yang lebih penting daripada besarnya pasar adalah cara konsumen membeli produk. Menurut Mintel, 91% perempuan Indonesia membandingkan produk untuk mendapatkan pilihan yang lebih baik, dan 84% mengaku sering membeli produk kecantikan yang sedang diskon. Dalam laporan yang sama, 21% perempuan berusia 18–34 tahun disebut pernah berinteraksi dengan konten beauty secara online dalam tiga bulan terakhir hingga September 2024. Ini berarti di pasar Indonesia, bukan hanya nama merek yang penting, tetapi juga kepuasan dibanding harga, informasi online, serta paparan ulasan dan konten yang benar-benar memengaruhi keputusan pembelian.
Di pasar seperti ini, penjelasan produk yang terlalu rumit atau abstrak bisa menjadi hambatan. Sebaliknya, produk dengan pesan yang mudah dipahami konsumen, misalnya kandungan utama, sensasi pemakaian di kulit, dan siapa yang cocok menggunakannya, cenderung memiliki hambatan masuk yang lebih rendah. Mintel juga menilai bahwa merek beauty asal Tiongkok berhasil memperluas eksistensinya di Indonesia dengan menonjolkan pesan berbasis kandungan dan harga yang mudah dijangkau. Pada saat yang sama, skincare bergaya Korea juga terus mendapat perhatian berkat pengaruh Korean Wave. Hal ini menunjukkan bahwa di pasar Indonesia, dibanding sekadar asal negara merek, cerita kandungan yang jelas dan manfaat produk yang mudah dimengerti menjadi semakin penting.
Dalam konteks ini, LUSSERA N-HD Moisture Elasticity Cream termasuk produk yang relatif mudah dijelaskan. Berdasarkan detail page yang dibagikan, produk ini menonjolkan panthenol, ceramide, dan 5 jenis cica, dengan pesan yang mudah dipahami konsumen seperti kelembapan, soothing, dan perawatan skin barrier. Dibanding produk yang memerlukan penjelasan panjang dengan istilah fungsi yang rumit, produk ini memiliki potensi untuk membangun titik temu dengan pasar lokal karena manfaatnya lebih langsung dan relevan dengan kebutuhan skincare sehari-hari.
Hal lain yang juga patut diperhatikan adalah meningkatnya pesan terkait kulit sensitif di pasar Indonesia. Berdasarkan Global New Products Database milik Mintel, proporsi klaim kategori ‘suitable-for’ di Indonesia meningkat dari 34% pada 2022 menjadi 43% pada 2024. Sementara itu, proporsi produk yang menggunakan istilah terkait ‘sensitive’ dalam deskripsinya juga naik dari 30% menjadi 38% pada periode yang sama. Ini menunjukkan bahwa selain kata kunci seperti brightening atau tren sesaat, konsumen semakin mempertimbangkan apakah sebuah produk ringan di kulit dan cocok untuk kulit sensitif.
Di titik inilah LUSSERA N-HD Moisture Elasticity Cream dinilai dapat membangun diferensiasi. Berdasarkan materi yang dibagikan, produk ini menonjolkan sistem N-HD tanpa 1,2-hexanediol, hasil 0,00 pada evaluasi iritasi primer untuk kulit sensitif, uji iritasi kulit serta uji kulit sensitif yang telah selesai, dan hasil Dermatest Jerman EXCELLENT. Jika melihat kecenderungan konsumen Indonesia yang mempertimbangkan kandungan sekaligus kenyamanan pemakaian, informasi seperti ini dapat berfungsi bukan sekadar sebagai penjelasan teknis, tetapi sebagai informasi nyata yang membantu menjawab pertanyaan sederhana: “Apakah produk ini terasa nyaman di kulit?”
Pada akhirnya, jika Rootren ingin bersaing di Indonesia lewat LUSSERA, maka yang perlu ditekankan bukan hanya bahwa ini adalah “merek dari Korea”, melainkan bahwa produk ini memiliki kandungan yang jelas, alasan penggunaan yang sederhana dan mudah dipahami, serta nilai produk yang terasa masuk akal dibanding harganya. Pasar Indonesia memang merupakan pasar yang berkembang sangat cepat, tetapi juga pasar yang dipenuhi konsumen yang terbiasa membandingkan, menilai, dan mencari informasi sebelum membeli. Karena itu, agar LUSSERA dapat membangun posisinya, pendekatan dengan bahasa yang berlebihan sebaiknya dihindari. Sebaliknya, strategi yang menekankan pesan yang mudah, praktis, dan relevan seperti kelembapan, soothing, dan pertimbangan untuk kulit sensitif, berpotensi lebih efektif.

