Close Menu
    Trending

    Skincare Tidak Lagi Sekadar Rutinitas, Konsumen Mulai Mencari “Keseimbangan Kulit”

    11/05/2026

    Polisi Indonesia Tangkap Ratusan WNA dalam Operasi Judi Online dan Penipuan Digital

    11/05/2026

    Dari Tren ke Pilihan Nyata, Konsumen Indonesia Kini Lebih Selektif Memilih Skincare

    30/04/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Skincare Tidak Lagi Sekadar Rutinitas, Konsumen Mulai Mencari “Keseimbangan Kulit”
    • Polisi Indonesia Tangkap Ratusan WNA dalam Operasi Judi Online dan Penipuan Digital
    • Dari Tren ke Pilihan Nyata, Konsumen Indonesia Kini Lebih Selektif Memilih Skincare
    • Tabrakan Kereta di Bekasi: 15 Tewas, 91 Luka-Luka
    • Harga Nikel Melonjak, Kebijakan Produksi Indonesia Picu Kekhawatiran Pasokan Global
    • Rootren Perkenalkan LUSSERA di Pasar Indonesia sebagai Skincare yang Memberikan Rasa Aman Saat Dipilih
    • Rootren Bidik Pasar Indonesia dengan LUSSERA, Menyasar Konsumen yang Mengutamakan Kandungan, Ulasan, dan Value for Money
    • Mengapa Rootren Ingin Membawa ‘LUSSERA N-HD Moisture Elasticity Cream’ ke Indonesia
    Ansol IDAnsol ID
    • Home
    • News
    • Food
    • Lifestyle
      • Health
      • K-Beauty
      • Skin Care
    • Bisnis
    • Entertainment
    • Otomotif
    • Sport
    • Kreatif
    • Travel
    Ansol IDAnsol ID
    Home » MBG Tidak Sesuai Selera Anak Picu “Food Waste”, Pengamat Beri Catatan untuk Pemerintah Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “MBG Tidak Sesuai Selera Anak Picu “Food Waste”, Pengamat Beri Catatan untuk Pemerintah”,
    News

    MBG Tidak Sesuai Selera Anak Picu “Food Waste”, Pengamat Beri Catatan untuk Pemerintah Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “MBG Tidak Sesuai Selera Anak Picu “Food Waste”, Pengamat Beri Catatan untuk Pemerintah”,

    By Ansol Id17/09/2025No Comments2 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Tentu! Berikut versi yang lebih menarik dan mengalir dari artikel tersebut, tanpa menyebutkan narasumber:


    Program MBG: Niat Baik yang Belum Tepat Sasaran

    Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan di berbagai daerah sejatinya bertujuan mulia: memastikan anak-anak sekolah mendapatkan asupan gizi yang cukup. Namun, di balik niat baik itu, muncul tantangan yang tak bisa diabaikan—menumpuknya sisa makanan alias food waste.

    Salah satu penyebabnya adalah waktu pembagian makanan yang terlalu dekat dengan jam sarapan. Banyak siswa sudah makan di rumah sebelum berangkat sekolah, sehingga makanan MBG pun tak tersentuh. Di beberapa sekolah, bahkan muncul inisiatif agar siswa membawa kotak bekal untuk menyimpan makanan yang tidak langsung dimakan.

    Di media sosial, warganet ramai membahas soal selera anak yang berbeda-beda. Menu yang disajikan sering kali tidak sesuai dengan usia atau kebiasaan makan anak di daerah tertentu. Ada yang mengeluhkan makanan terlalu pedas untuk anak TK, ada pula yang menyebutkan bahwa menu MBG tidak cocok jika diterapkan secara seragam di seluruh Indonesia.

    Masalah lainnya adalah porsi makanan yang tidak dibedakan antara anak TK dan SMA. Padahal, kebutuhan gizi dan kapasitas makan mereka jelas berbeda. Akibatnya, makanan yang tidak habis justru menjadi limbah.

    Program MBG seharusnya menjadi solusi, bukan sumber masalah baru. Agar tujuan gizi tercapai dan anggaran tidak terbuang sia-sia, pendekatan berbasis data lokal sangat diperlukan. Alih-alih langsung diterapkan secara nasional, MBG bisa dimulai dari proyek percontohan yang dievaluasi secara berkala. Dengan begitu, program ini bisa benar-benar menyentuh kebutuhan anak-anak, bukan sekadar memenuhi target administratif.


    Kalau kamu mau, aku bisa bantu ubah gaya tulisannya jadi lebih santai, formal, atau bahkan naratif. Mau coba versi lain?

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    Ansol Id
    • Website

    Related Posts

    Polisi Indonesia Tangkap Ratusan WNA dalam Operasi Judi Online dan Penipuan Digital

    11/05/2026

    Tabrakan Kereta di Bekasi: 15 Tewas, 91 Luka-Luka

    30/04/2026

    Harga Nikel Melonjak, Kebijakan Produksi Indonesia Picu Kekhawatiran Pasokan Global

    27/04/2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Lonjakan Hotel di Yogyakarta saat Libur Panjang Januari 2025

    31/01/20258,939

    Jumlah Kendaraan di Jabodetabek Tembus 25 Juta Unit, Ruas Jalan Nyaris Tak Bertambah

    20/01/20266,329

    Rupiah Sentuh Rekor Terendah, Sinyal “Krisis Ganda” Ekonomi Indonesia

    13/04/20266,264

    Tabrakan Kereta di Bekasi: 15 Tewas, 91 Luka-Luka

    30/04/20266,221
    Baca Juga
    K-beauty

    Skincare Tidak Lagi Sekadar Rutinitas, Konsumen Mulai Mencari “Keseimbangan Kulit”

    By Ansol Id11/05/2026496

    Di tengah cepatnya tren kecantikan yang terus berubah, muncul satu perubahan menarik di pasar skincare…

    Polisi Indonesia Tangkap Ratusan WNA dalam Operasi Judi Online dan Penipuan Digital

    11/05/2026

    Dari Tren ke Pilihan Nyata, Konsumen Indonesia Kini Lebih Selektif Memilih Skincare

    30/04/2026

    Tabrakan Kereta di Bekasi: 15 Tewas, 91 Luka-Luka

    30/04/2026
    Ikuti Kami
    • Instagram
    • WhatsApp

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari berbagai kategori langsung di email kamu.

    Ansol merupakan bagian dari PT Human Life yang berfokus pada produk kreatif berupa artikel produk yang di miliki oleh PT Human Life Indonesia.

    Instagram WhatsApp
    Pilihan Editor

    Skincare Tidak Lagi Sekadar Rutinitas, Konsumen Mulai Mencari “Keseimbangan Kulit”

    11/05/2026

    Polisi Indonesia Tangkap Ratusan WNA dalam Operasi Judi Online dan Penipuan Digital

    11/05/2026
    Sedang Trending

    Lonjakan Hotel di Yogyakarta saat Libur Panjang Januari 2025

    31/01/20258,939

    Jumlah Kendaraan di Jabodetabek Tembus 25 Juta Unit, Ruas Jalan Nyaris Tak Bertambah

    20/01/20266,329
    © 2026 ansol.id by PT Human Life Creative

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.